Infrastruktur Zero Trust sedang tren dalam keamanan siber karena alasan yang bagus. Kita dapat melihat sistem AI menciptakan reputasi "tidak dapat diprediksi" sambil mengklaim verifikasi terdesentralisasi. Kisah sebenarnya adalah tentang titik kegagalan tunggal dan siapa yang mengontrol akses verifikasi. Infrastruktur penting membutuhkan beberapa penyata independen (bukan hanya satu otoritas). Kita harus memperjuangkan sistem di mana siapa pun dapat memverifikasi secara independen, bukan di mana semua orang harus mempercayai satu catatan terpusat. Ini sebenarnya tentang tata kelola - siapa yang memverifikasi verifikasi?